OPTIMASI FORMULA GEL AROMATERAPI MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Cananga odorata) DENGAN VARIASI CARBOPOL 940 DAN GLISERIN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN (SLD)

  • Nurul Hidayati
  • Sutaryono
  • Chandra Santi
  • Qory Addin
Keywords: Minyak Atsiri Bunga Kenanga, Gel Aromaterapi, Carbopol dan Gliserin, Optimasi SLD.

Abstract

Bunga kenanga (Cananga odorata) merupakan tanaman yang mempunyai aktivitas sebagai antidepresi. Untuk mempermudah dalam pengaplikasian dapat diformulasikan dalam sediaan gel. Sifat fisik dipengaruhi oleh carbopol sebagai bahan pengental dan gliserin sebagai humektan. Carbopol merupakan agen peningkat viskositas dan menurunkan daya sebar sedangkan gliserin dapat menaikan daya sebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi carbopol dan gliserin terhadap sifat fisik gel, serta mengetahui konsentrasi carbopol dan gliserin yang paling optimum. Sampel yang digunakan adalah minyak atsiri bunga kenanga. Minyak atsiri bunga kenanga dibuat sediaan gel dalam 5 run dengan variasi carbopol 1% - 2%: gliserin 2% - 15%. Kelima run diuji sifat fisiknya meliputi organoleptis, homgenitas, pH, daya proteksi, viskositas, daya lekat, daya sebar. Hasil uji digunakan untuk mencari formula optimum dengan metode simplex lattice design (SLD) dan hasil percobaan formula optimum diverifikasi dengan hasil prediksi software menggunakan analisis one sample t-test dengan taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan konsentrasi carbopol dapat meningkatkan viskositas dan daya lekat, dan peningkatan konsentrasi gliserin dapat meningkatkan nilai daya sebar. Formula optimum diperoleh dengan variasi Carbopol 1,29% dan gliserin 11,71%.

References

Ashland, I. (2010). Ashland Carbomers Essential Rheology Modifiers for Personal Care Formulating. Ashland Inc: Covington.
Astuti, D. D. (2012). Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanolik Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocaroa (Scheff.) Boerl) Dengan Basis HPMC. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Skripsi thesis.
Budianto, V. (2013). Optimasi Formula Sabun Transparan dengan Humectant Gliserin dan Surfaktan Cocoamidopropyl Betaine:. http://doi.org/10.1017/CBO97811074153 24.004.
Charunisa, D. (2009). Formulasi Salep Minyak Atsiri Rimpang Temugiring (Curcuma heyneana Vst) dan Uji Aktivitas Condida albicans In Vitri Menggunakan Basis PEG 4000 dan PEG 400. Surakarta: Skirpsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Draelos, Z. D. (2006). Cosmetic Formulation of Skin Care Products. New York: Taylor and Francis Group.
Garg, A. A. (2002). Spreading of Semisolid Formulation. Pharmaceutical Technology: And Update.
Nevi, S. (2006). Formulasi Sabun Transparan Minyak Nilam Sebagai Obat Jerawat .

Diakses tanggal 11 November 2019. Jam11.00:(http://www.uhmka.ac.id%3pa ge%2Download_artikel.pdf).
Nurahmanto D., M. I. (2017). Formulasi Sediaan Gel Dispersi Padat Ibuprofen. Studi Gelling Agent Senyawa Pengikat, Ilmiah Manuntung, 3 (1), 96-105.
Prayoga Fery Yuniarto, E. S. (2014). Optimasi Formula Gel Buah Apel Hijau (Pyrus malus L.) sebagai Atioksidan dengan Kombinasi Basis Carbopol 940 dan Gliserin Secara Simplex Lattice Design. Universitas Setia Budi: Fakultas Farmasi.
Revika Rachmaniar, H. K. (2015). Formulasi Dan Evaluasi Gel Aromaterapi Minyak Atsiri Bunga Kenanga (Cananga odorata) Sebagai Antidepresi. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science Technology, Vol.IV, No.2, Juli 2015.
Rowe, R. S. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients. New York: Pharmaceutical Press.
Sayuti, N. (2015). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.). Jurnal Kefarmasian Inonesia.
Sharma. (2009). Aroma Therapy Terjemahan Alexander Sindoro. Jakarta: Kharisma Publishing.
Tunjungsari, D. (2012). Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanolik Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.) Dengan Basis Carbomer. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Skripsi.
Tjay, T. &. (2007). Obat-Obat Penting Khasiat, Penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya. Jakarta: PT. Elex media Komputindo.
Voight, R. (1994). Buku Pengantar Teknologi Farmasi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.
Widia W., M. d. (2012). Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Lidah Buaya (Aloe vera L.) sebagai Anti Jerawat dengan Basis Sodium Alginate dan Aktivitas Antibakterinya Terhadap Staphylococcus epidermis. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta: Skripsi, Fakultas Farmasi.
Published
2022-08-30

Most read articles by the same author(s)